Lansia Kebumen Mengaku Diculik, Nama Oknum DPRD Terseret

- Editor

Kamis, 11 September 2025 - 22:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN, KebumenPos.com – Kasus dugaan penculikan dan pemaksaan tanda tangan terhadap seorang lansia bernama Sutaja Mangsur (70), warga miskin asal Kabupaten Kebumen, kini memasuki babak baru. Korban melalui tim penasehat hukumnya menuding ada keterlibatan oknum anggota DPRD Kebumen dalam peristiwa yang terjadi pada Rabu (10/9/2025) malam.

Dalam keterangannya, Sutaja Mangsur mengaku diajak oleh seseorang berinisial S ke sebuah rumah milik EYR di Desa Bandung, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen. Di tempat itu, ia mendapati sejumlah orang sudah menunggu, termasuk oknum anggota DPRD berinisial S. Korban mengaku dipaksa menandatangani dokumen yang tidak diketahui isinya, bahkan dipaksa menerima uang sebesar Rp240 juta.

“Saya diculik, dipaksa tanda tangan, dan dipaksa mencabut kuasa hukum. Tapi saya tidak mau,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (11/9/2025).

Kuasa hukum Sutaja Mangsur dari Aksin Law Firm menilai peristiwa ini bukan hanya dugaan penculikan, melainkan juga dugaan penipuan dan upaya membungkam hak hukum rakyat kecil. Mereka menyampaikan apresiasi kepada Polres Kebumen yang telah menerima pengaduan, namun meminta perhatian Kapolri, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), hingga elite partai politik.

Ketua DPRD Kebumen, Saman, saat dikonfirmasi terkait dugaan keterlibatan salah satu anggotanya menyatakan belum bisa memberi penjelasan karena belum tahu persis terkait hal tersebut.

“Ngapunten posisi saya lagi di Semarang sama Bupati ini, jadi belum tahu persis,” katanya.

Sementara itu, oknum anggota DPRD Kebumen berinisial S yang disebut dalam kronologi juga belum bersedia memberikan keterangan lebih jauh.

“Blm bisa skrg mas. Pangapunten 🙏🏻,” jawabnya singkat saat dihubungi melalui WhatsApp

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Berkendara Sambil Tenteng Senjata Tajam, Dua Pemuda Diamankan Polres Kebumen
Pendidikan Mau Dibawa Kemana? HMI Kebumen Gelar Bedah Kritis Bareng DPRD Jateng dan Kepala Disdikpora Kebumen
Bukan Cuma Politik Berat! Podcast “Suara Demokrasi” Resmi Hadir Buat Bahas Isu Demokrasi Sampai Tren Viral
Polres Kebumen Panen 0,42 Ton Jagung, Sekaligus Luncurkan Operasional SPPG Polri
Ajang Bergengsi Kembali Hadir! Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen Unimugo Siap Pertemukan Tim Terbaik di MANAFERA FUTSAL CUP 2026
Suami Aniaya Istri dan Mertua di Buayan Kebumen hingga Meninggal Dunia
Terbantu Inovasi Digital, Afifa Nikmati Layanan JKN Cepat dan Praktis Lewat Mobile JKN
Operasi Tanpa Cemas Berkat JKN, Wartinah Puji Pelayanan RS dan Kemudahan Mobile JKN
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:54

Berkendara Sambil Tenteng Senjata Tajam, Dua Pemuda Diamankan Polres Kebumen

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:50

Pendidikan Mau Dibawa Kemana? HMI Kebumen Gelar Bedah Kritis Bareng DPRD Jateng dan Kepala Disdikpora Kebumen

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:11

Bukan Cuma Politik Berat! Podcast “Suara Demokrasi” Resmi Hadir Buat Bahas Isu Demokrasi Sampai Tren Viral

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:45

Polres Kebumen Panen 0,42 Ton Jagung, Sekaligus Luncurkan Operasional SPPG Polri

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:12

Ajang Bergengsi Kembali Hadir! Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen Unimugo Siap Pertemukan Tim Terbaik di MANAFERA FUTSAL CUP 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:47

Terbantu Inovasi Digital, Afifa Nikmati Layanan JKN Cepat dan Praktis Lewat Mobile JKN

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:54

Operasi Tanpa Cemas Berkat JKN, Wartinah Puji Pelayanan RS dan Kemudahan Mobile JKN

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:24

Pasca Kasus Dugaan TPPO di Gombong, Satpol PP Diminta Segera Razia Besar-besaran dan Cek Izin Semua Hotel + Tempat Hiburan di Kebumen

Berita Terbaru