Kebumen, Kebumen Pos – Pengurus Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (Pakasa) Cabang Kebumen memasang baliho Sinuhun Paku Buwono XIV Hangabehi di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Kebumen.
Pemasangan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan dan loyalitas Pakasa Kebumen kepada Sinuhun PB XIV Hangabehi serta lembaga adat Keraton Surakarta.
Ketua Pakasa Cabang Kebumen, KRAP Arif Priyatoro Rekaningrat, S.Sos., mengatakan pemasangan baliho merupakan wujud komitmen Pakasa Kebumen yang tegak lurus kepada punjer Keraton Surakarta dan lembaga dewan adat dalam menjaga kelestarian adat, budaya, serta tradisi Jawa.
Menurutnya, gerakan pemasangan baliho tidak hanya dilakukan di Kebumen. Sejumlah daerah lain seperti Kudus dan Demak bahkan telah lebih dahulu memasang baliho serupa.
Antusiasme tersebut muncul dari masyarakat dan para pendukung yang merasa menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam mempertahankan tradisi dan budaya Keraton Surakarta.
“Karena mereka berinisiatif sendiri. Mereka merasa menjadi bagian dari keluarga besar yang turut berjuang dari berbagai wilayah. Bahkan Kudus dan Demak sudah lebih dulu memasang. Saat ini sudah ada hampir 60 titik pemasangan di berbagai daerah,” ujar Arif.
Ia menjelaskan, dukungan terhadap Sinuhun PB XIV Hangabehi terus berkembang dan mendapat respons positif dari berbagai wilayah.
Sejumlah daerah yang telah menyatakan kesiapan memasang baliho antara lain Ngawi, Boyolali, Kota Madiun, Grobogan, Sragen, Ponorogo, Demak, Pacitan, Nganjuk, Malang Raya, Jepara, Magelang, Trenggalek, Karanganyar, Klaten, dan Magetan.
Sebagian besar pemasangan dilakukan secara mandiri oleh masyarakat maupun kelompok pendukung di daerah masing-masing. Kondisi tersebut membuat jumlah titik pemasangan baliho diperkirakan akan terus bertambah dalam waktu dekat.
Arif menambahkan, dukungan yang terus bermunculan tidak terlepas dari keterlibatan para abdi dalem dan elemen masyarakat yang selama ini mengikuti perkembangan Keraton Surakarta. Mereka merasa memiliki ikatan emosional dengan upaya pelestarian adat dan tradisi yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun.
“Mereka merasakan bagaimana proses perjuangan mempertahankan adat dan tradisi budaya sejak tahun 2004. Spirit itu terus terbangun sehingga mereka merasa menjadi bagian dari elemen yang memperjuangkan kelestarian adat dan budaya,” jelasnya.
Menurut Arif, semangat menjaga warisan budaya dan tradisi Jawa itulah yang menjadi landasan kuat munculnya dukungan terhadap Sinuhun Paku Buwono XIV Hangabehi dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Kebumen.
Pemasangan baliho di Kebumen diharapkan dapat menjadi simbol kebersamaan masyarakat dalam mendukung pelestarian adat dan budaya Keraton Surakarta agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang.






