Hujan Lebat Picu Longsor di Buayan, Polres Kebumen Pasang Garis Polisi

- Editor

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN, KebumenPos.com– Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Buayan memicu tanah longsor di Dukuh Kaum, Desa Karangbolong. Peristiwa itu mengakibatkan sebagian badan jalan desa ambles dan tak lagi bisa dilalui kendaraan roda empat.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 21.00 WIB setelah hujan turun sejak sore hari. “Curah hujan tinggi menyebabkan struktur tanah tidak kuat menahan beban, sehingga terjadi longsor,” ujar dia, Jumat pagi, 27 Maret 2026.

Dari hasil pendataan di lokasi yang dilakukan Polsek Buayan, longsor menggerus jalan desa sepanjang kurang lebih 8 meter, dengan lebar 3 meter dan tinggi sekitar 2 meter. Separuh badan jalan hilang, sehingga akses kini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dengan kehati-hatian tinggi.

Dua warga setempat, Marimin dan Watini, menyebut hujan turun cukup deras dan berlangsung lama sebelum longsor terjadi.

Setelah kejadian itu, polisi bersama perangkat desa dan warga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Polsek Buayan memasang garis polisi di area terdampak guna mencegah kecelakaan, serta melakukan pendataan kerusakan dan keterangan saksi.

“Langkah ini dilakukan untuk mengamankan lokasi dan memastikan tidak ada korban kecelakaan pasca longsor,” kata Kapolres.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp7 juta, terutama akibat kerusakan badan jalan desa.

Hingga kini, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Pemerintah desa bersama pihak terkait direncanakan akan melakukan penanganan lanjutan agar akses jalan kembali normal.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Korban Jadi 13, Polres Kebumen Lakukan Trauma Healing pada Kasus Pencabulan Anak
TOLAK KERAS KATA DAMAI! HMI Kebumen Kutuk Aksi Biadab Pengawas MBG sekaligus Ustaz Cabul Wonotirto, Tuntut Keadilan Tanpa Kompromi!
TRAGEDI MINGGU PAGI DI PANTAI WATU BALE! Abaikan Bendera Merah, Pelajar Banjarnegara Hilang Ditelan Ombak Ganas
SKANDAL MEMALUKAN DI WONOTIRTO! Pengawas MBG Sekaligus Ustaz Dilaporkan Cabuli 9 Muridnya (Satu Hamil), Warga Ngamuk Geruduk Polres
SADIS! Mayat WN Singapura Dicor dan Dibuang ke Sungai Citanduy( Cilacap), Dua Kuli Bangunan Diringkus Polresta Cilacap
Tiga Terduga Begal, Diamankan Polres Kebumen, Ancam Korban dengan Sajam di Mirit
MAUT DI JALANAN OMBAK! Nelayan Banjarnegara Hilang Ditelan Ganasnya Pantai Suwuk, Jala Ikan Jadi Saksi Bisu
TRAGEDI PANTAI PECARON! Wisatawan Brebes Hilang Ditelan Ganasnya Ombak Selatan saat Mandi Sore

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:57

Korban Jadi 13, Polres Kebumen Lakukan Trauma Healing pada Kasus Pencabulan Anak

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:20

TOLAK KERAS KATA DAMAI! HMI Kebumen Kutuk Aksi Biadab Pengawas MBG sekaligus Ustaz Cabul Wonotirto, Tuntut Keadilan Tanpa Kompromi!

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:18

TRAGEDI MINGGU PAGI DI PANTAI WATU BALE! Abaikan Bendera Merah, Pelajar Banjarnegara Hilang Ditelan Ombak Ganas

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:26

SKANDAL MEMALUKAN DI WONOTIRTO! Pengawas MBG Sekaligus Ustaz Dilaporkan Cabuli 9 Muridnya (Satu Hamil), Warga Ngamuk Geruduk Polres

Sabtu, 28 Maret 2026 - 02:35

SADIS! Mayat WN Singapura Dicor dan Dibuang ke Sungai Citanduy( Cilacap), Dua Kuli Bangunan Diringkus Polresta Cilacap

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:45

Tiga Terduga Begal, Diamankan Polres Kebumen, Ancam Korban dengan Sajam di Mirit

Senin, 23 Maret 2026 - 21:45

MAUT DI JALANAN OMBAK! Nelayan Banjarnegara Hilang Ditelan Ganasnya Pantai Suwuk, Jala Ikan Jadi Saksi Bisu

Senin, 23 Maret 2026 - 21:39

TRAGEDI PANTAI PECARON! Wisatawan Brebes Hilang Ditelan Ganasnya Ombak Selatan saat Mandi Sore

Berita Terbaru