SADIS! Mayat WN Singapura Dicor dan Dibuang ke Sungai Citanduy( Cilacap), Dua Kuli Bangunan Diringkus Polresta Cilacap

- Editor

Sabtu, 28 Maret 2026 - 02:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP, KebumenPos.com– Pelarian dua pelaku pembunuhan keji terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura berinisial S (80) akhirnya kandas. Jajaran Polresta Cilacap berhasil meringkus kedua tersangka, yakni H dan K, di wilayah Patimuan, Kabupaten Cilacap.

Kasus mengerikan ini mulai terkuak saat warga digegerkan dengan penemuan mayat yang terbungkus cor semen di aliran Sungai Citanduy, Bendung Menganti, Kecamatan Wanareja, pada Jumat (20/2/2026) silam.

Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, membeberkan bahwa penemuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan serangkaian penyelidikan mendalam dan koordinasi lintas wilayah.

“Dari awal penemuan mayat tersebut, kami langsung melaksanakan kegiatan lidik dan sidik. Kami juga berkoordinasi intensif dengan penyidik Polda Metro Jaya, mengingat sebelumnya ada laporan orang hilang dari keluarga korban di Jakarta,” ungkap Kombes Budi saat gelar perkara di Mapolresta Cilacap, Jumat (27/3/2026).

Diketahui, korban sebelumnya menetap di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Berbekal keterangan dari lima orang saksi dan sederet barang bukti di lapangan, polisi akhirnya berhasil mengantongi identitas para pelaku.

Kronologi Malam Eksekusi di Sukabumi

Dari hasil interogasi, terungkap bahwa aksi pembunuhan berdarah dingin itu sebenarnya tidak dilakukan di Cilacap, melainkan di Perumahan Bumi Mutiara Indah, Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (16/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kedua tersangka yang sehari-hari bekerja serabutan sebagai kuli bangunan dan buruh panen ini memiliki peran masing-masing saat menghabisi nyawa pria paruh baya tersebut:

Tersangka H (Eksekutor): Bertugas memukul leher korban sebanyak dua kali menggunakan batang bambu tebal sebesar lengan orang dewasa.
Tersangka K (Pembantu Eksekusi): Berperan menyekap mulut korban dengan kuat agar tidak bisa berteriak meminta tolong.

“Setelah korban dipastikan tak bernyawa, keduanya bersama-sama melakban dan membungkus tubuh korban berlapis-lapis menggunakan sprei dan plastik,” jelas Kapolresta.

Lebih ngerinya lagi, usai dieksekusi, jasad korban tidak langsung dibuang. Para pelaku sempat membawa mayat tersebut berkeliling menggunakan kendaraan selama kurang lebih 30 menit sambil berdiskusi mencari lokasi pembuangan yang aman. Pilihan mereka akhirnya jatuh pada Bendung Menganti di wilayah Cilacap, di mana jasad korban dibuang dengan cara dicor.

Akhir Pelarian dan Pelimpahan Kasus

Sepak terjang H dan K yang merupakan warga asli Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat ini akhirnya dihentikan polisi. Mereka disergap tanpa perlawanan pada Rabu malam (25/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di tempat persembunyiannya di Patimuan.

Meski penangkapan dan penemuan jasad berada di wilayah hukum Polresta Cilacap, proses hukum selanjutnya akan diserahkan ke wilayah tempat kejadian perkara (TKP) utama.

“Karena TKP pembunuhan berada di Sukabumi, penanganan selanjutnya akan segera kami limpahkan ke Polda Jawa Barat, dalam hal ini ditangani oleh Polres Sukabumi,” tutup Kombes Budi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Korban Jadi 13, Polres Kebumen Lakukan Trauma Healing pada Kasus Pencabulan Anak
TOLAK KERAS KATA DAMAI! HMI Kebumen Kutuk Aksi Biadab Pengawas MBG sekaligus Ustaz Cabul Wonotirto, Tuntut Keadilan Tanpa Kompromi!
TRAGEDI MINGGU PAGI DI PANTAI WATU BALE! Abaikan Bendera Merah, Pelajar Banjarnegara Hilang Ditelan Ombak Ganas
SKANDAL MEMALUKAN DI WONOTIRTO! Pengawas MBG Sekaligus Ustaz Dilaporkan Cabuli 9 Muridnya (Satu Hamil), Warga Ngamuk Geruduk Polres
Hujan Lebat Picu Longsor di Buayan, Polres Kebumen Pasang Garis Polisi
Tiga Terduga Begal, Diamankan Polres Kebumen, Ancam Korban dengan Sajam di Mirit
MAUT DI JALANAN OMBAK! Nelayan Banjarnegara Hilang Ditelan Ganasnya Pantai Suwuk, Jala Ikan Jadi Saksi Bisu
TRAGEDI PANTAI PECARON! Wisatawan Brebes Hilang Ditelan Ganasnya Ombak Selatan saat Mandi Sore

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:57

Korban Jadi 13, Polres Kebumen Lakukan Trauma Healing pada Kasus Pencabulan Anak

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:20

TOLAK KERAS KATA DAMAI! HMI Kebumen Kutuk Aksi Biadab Pengawas MBG sekaligus Ustaz Cabul Wonotirto, Tuntut Keadilan Tanpa Kompromi!

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:18

TRAGEDI MINGGU PAGI DI PANTAI WATU BALE! Abaikan Bendera Merah, Pelajar Banjarnegara Hilang Ditelan Ombak Ganas

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:26

SKANDAL MEMALUKAN DI WONOTIRTO! Pengawas MBG Sekaligus Ustaz Dilaporkan Cabuli 9 Muridnya (Satu Hamil), Warga Ngamuk Geruduk Polres

Sabtu, 28 Maret 2026 - 02:35

SADIS! Mayat WN Singapura Dicor dan Dibuang ke Sungai Citanduy( Cilacap), Dua Kuli Bangunan Diringkus Polresta Cilacap

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:45

Tiga Terduga Begal, Diamankan Polres Kebumen, Ancam Korban dengan Sajam di Mirit

Senin, 23 Maret 2026 - 21:45

MAUT DI JALANAN OMBAK! Nelayan Banjarnegara Hilang Ditelan Ganasnya Pantai Suwuk, Jala Ikan Jadi Saksi Bisu

Senin, 23 Maret 2026 - 21:39

TRAGEDI PANTAI PECARON! Wisatawan Brebes Hilang Ditelan Ganasnya Ombak Selatan saat Mandi Sore

Berita Terbaru