AYAH, KebumenPos.com – Keindahan pesisir selatan Kebumen kembali meminta tumbal. Liburan akhir pekan yang seharusnya penuh tawa berubah menjadi jerit kepanikan di Pantai Watu Bale, Desa Pasir, Kecamatan Ayah, pada Minggu pagi (29/3/2026) sekitar pukul 08.55 WIB.
Seorang pelajar laki-laki dilaporkan hilang terseret gulungan ombak ganas dan raib tak berbekas hingga detik ini. Korban nahas tersebut diketahui bernama Ibnuyun Bin Bayad (15), warga Desa Pucang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara.
Abaikan Peringatan Bahaya
Petaka mengerikan ini bermula saat korban bersama pengunjung lainnya asyik bermain air laut. Mengingat karakter ombak pantai selatan yang sulit ditebak, Tim SAR yang tengah berjaga sebenarnya sudah berulang kali meneriakkan imbauan keras menggunakan pengeras suara agar wisatawan tidak berenang melewati batas aman yang ditandai dengan “bendera merah”
Namun, peringatan krusial tersebut seolah tak dihiraukan. Benar saja, alam tak bisa diajak kompromi. Tiba-tiba, sebuah gulungan ombak raksasa datang menyapu daratan dan langsung menggulung para pengunjung yang berada di zona merah tersebut.
Aksi Heroik Tim SAR Tembus Ombak
Suasana seketika berubah mencekam. Jerit tangis dan kepanikan pecah di bibir pantai. Di tengah detik-detik hidup dan mati tersebut, salah satu anggota Tim SAR yang piket, Abdul Halim, mempertaruhkan nyawanya. Tanpa memikirkan keselamatan dirinya sendiri, Abdul Halim langsung terjun menembus ombak ganas dan berhasil menyelamatkan dua orang anak dari cengkeraman maut.
Sayangnya, nasib berbeda dialami oleh Ibnuyun. Tubuh remaja berusia 15 tahun itu tak sempat tergapai, tergulung arus bawah yang kuat, dan menghilang dari pandangan.
Hingga laporan pendahuluan ini diturunkan, tim gabungan masih terus menyisir area sekitar lokasi kejadian. Deburan ombak yang besar menjadi tantangan berat bagi tim penyelamat yang berjuang mencari keberadaan pelajar asal Banjarnegara tersebut.






