Lebih dari 100 Pelajar di Kebumen Diduga Keracunan Massal Usai Santap ‘Makan Bergizi Gratis’

- Editor

Jumat, 26 September 2025 - 02:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN, KebumenPos.com- Sebanyak 101 pelajar di Kecamatan Petanahan, Kebumen, terpaksa dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat pada Kamis (25/9) malam. Mereka mengalami gejala keracunan massal tak lama setelah menyantap hidangan yang disediakan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Insiden ini mengejutkan publik dan menyoroti standar keamanan pangan dalam program nasional tersebut.
Ratusan Pelajar Terbaring Lemas
Data terakhir yang dihimpun per pukul 21.40 WIB menunjukkan 101 pelajar dari berbagai lembaga pendidikan menjadi korban, meliputi:
• SDN Ampelsari: 5 pelajar
• SDN Tegalretno: 26 pelajar
• SDIT Imam Syafii: 15 pelajar
• PAUD Munggu: 1 pelajar
• Madrasah Wathoniyah Islamiyah (MWI): 54 pelajar
Para pelajar ini segera dirujuk ke dua lokasi utama: Puskesmas Petanahan dan PKU Muhammadiyah Petanahan.

Di Puskesmas Petanahan, kondisi darurat terlihat jelas. Keterbatasan tempat tidur memaksa pihak puskesmas mengambil tindakan cepat.
“Karena ruangan kami tidak cukup, hanya 10 bed. Kami manfaatkan aula untuk perawatan,” terang Kepala Puskesmas Petanahan, dr. R. Sunarko Slamet.

Pantauan di lokasi menunjukkan pemandangan memilukan. Puluhan pelajar terbaring lemas, sebagian besar dengan selang infus terpasang di tangan dan wajah pucat pasi. Gejala yang dialami para korban meliputi sakit perut hebat, mual, hingga muntah.
Diduga dari Menu Soto
Menurut pengakuan salah satu pelajar, Zubair Abdurohman, gejala tersebut mulai dirasakan sore hari setelah mereka mengonsumsi soto yang menjadi menu utama dalam program MBG siang harinya.

“Makan itu siang, sore mulai pusing. Malam dibawa ke puskesmas,” kata Zubair.
Meskipun demikian, dr. Sunarko memberikan kabar baik. “Kami berikan perawatan terbaik. Secara umum [kondisi pelajar] membaik,” ujarnya, mengindikasikan bahwa tindakan medis darurat telah berhasil menstabilkan kondisi mayoritas pasien.

Kasus keracunan massal ini kini dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber kontaminasi dan mengevaluasi secara menyeluruh prosedur pengadaan serta penyajian makanan dalam program Makan Bergizi Gratis di wilayah tersebut. Pihak terkait didesak untuk menjamin keamanan pangan demi menghindari terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

JKN Beri Ketenangan Roni Jalani Perawatan dan Lindungi Kesehatan Keluarga
NEKAT!! pabrik Hebel PT IKN Caplok 6,5 Hektar Lahan Ilegal, Pemkab Banyumas Langsung SEGEL!!
Tak Sekadar Jaminan Kesehatan, Suradi Dapat Kepastian Informasi melalui BPJS Satu
Anita Nosa Terpilih Menjadi Ketua DPC Peradi Kebumen Periode 2026-2031
Suara Knalpot Brong Banyak Dikeluhkan Masyarakat, Polisi Gencarkan Tilang
Terduga Pelaku Perundungan Pelajar di Kebumen Diamankan Polisi
Kemudahan Cek Kepesertaan JKN, Mukminatul Semakin Tenang Jalani Perawatan
Dapur Produksi Keripik Singkong di Buayan Kebakaran, Diduga Dipicu Bara Api Sisa Tungku

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 08:58

JKN Beri Ketenangan Roni Jalani Perawatan dan Lindungi Kesehatan Keluarga

Sabtu, 5 September 2026 - 15:31

NEKAT!! pabrik Hebel PT IKN Caplok 6,5 Hektar Lahan Ilegal, Pemkab Banyumas Langsung SEGEL!!

Jumat, 4 September 2026 - 14:38

Tak Sekadar Jaminan Kesehatan, Suradi Dapat Kepastian Informasi melalui BPJS Satu

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:15

Anita Nosa Terpilih Menjadi Ketua DPC Peradi Kebumen Periode 2026-2031

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:42

Suara Knalpot Brong Banyak Dikeluhkan Masyarakat, Polisi Gencarkan Tilang

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:05

Kemudahan Cek Kepesertaan JKN, Mukminatul Semakin Tenang Jalani Perawatan

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:20

Dapur Produksi Keripik Singkong di Buayan Kebakaran, Diduga Dipicu Bara Api Sisa Tungku

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:26

Diduga Aniaya Kerabat dengan Cangkul, Pria di Ayah Diamankan Polres Kebumen

Berita Terbaru