JKN Beri Ketenangan Roni Jalani Perawatan dan Lindungi Kesehatan Keluarga

- Editor

Minggu, 6 September 2026 - 08:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN, KebumenPos.com – Musibah dapat terjadi kapan saja dan tidak selalu dapat diprediksi. Hal tersebut dirasakan Roni (40), warga Desa Ketanda, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, ketika salah satu matanya mengalami cedera akibat terkena pemberat kail saat sedang melihat seseorang memancing. Cedera tersebut membuat Roni harus
menjalani tindakan operasi dan hingga kini masih menjalani proses pemulihan.

Sebagai buruh, Roni mengaku bersyukur karena telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan. Kepesertaan JKN yang dimilikinya memberikan ketenangan ketika harus menjalani perawatan dan tindakan medis.

Roni menceritakan pengalamannya selama menjalani perawatan, termasuk ketika harus menjalani operasi untuk pertama kalinya hingga operasi lanjutan yang sedang dijalaninya. Ia menilai pelayanan yang diberikan oleh dokter, perawat, maupun petugas lainnya berjalan dengan baik.

“Saya sudah beberapa kali berobat di sini. Pelayanannya baik, dokternya ramah, perawat
dan petugas lainnya juga sigap membantu,” ungkap Roni.

Di tengah proses pemulihan, perhatian Roni tidak hanya tertuju pada kondisi kesehatannya. Sebagai seorang ayah, ia justru memanfaatkan kesempatan
pendampingan yang diberikan petugas BPJS Satu (BPJS Siap Membantu) untuk memastikan perlindungan JKN bagi buah hatinya. Roni mengaku sempat bingung ketika mengetahui status kepesertaan JKN anak pertamanya yang baru lahir tidak aktif. Kekhawatiran tersebut mendorongnya untuk mencari tahu langkah yang harus dilakukan agar kepesertaan sang anak dapat aktif.

Bagi Roni, kepastian mengenai status kepesertaan menjadi hal penting. Ia ingin memastikan anaknya memiliki perlindungan kesehatan yang dapat digunakan ketika sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan kesehatan. Roni juga mengaku telah memanfaatkan berbagai kemudahan layanan digital Program JKN. Ia mengaku cukup sering menggunakan fitur antrean online melalui aplikasi Mobile JKN ketika hendak mendapatkan pelayanan di poli RS. Menurutnya, fitur tersebut membuat proses berobat menjadi lebih praktis karena peserta dapat mengambil antrean dari mana saja sebelum datang ke fasilitas kesehatan.

“Kalau mau berobat ke poli, saya sering pakai antrean online di Mobile JKN. Jadi lebih praktis, tidak perlu datang terlalu pagi hanya untuk mengambil antrean,” ujarnya.

Pengalaman menjalani perawatan menggunakan JKN sekaligus memastikan kepesertaan sang anak membuat Roni semakin memahami bahwa perlindungan kesehatan tidak hanya penting bagi dirinya, tetapi juga bagi seluruh anggota keluarga.
Menurutnya, memiliki kepesertaan JKN yang aktif memberikan rasa aman ketika keluarga sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Yang penting bagi saya, anak-anak juga punya jaminan kesehatan. Kalau suatu saat membutuhkan pelayanan, sudah ada jaminan kesehatan tidak bingung lagi,” kata Roni.

Bagi Roni, pengalaman tersebut memberikan pelajaran bahwa menjaga kepesertaan tetap aktif bagi seluruh anggota keluarga merupakan bagian penting dari perlindungan kesehatan. Karena ketika risiko kesehatan datang tanpa diduga, kepastian jaminan kesehatan dapat membuat keluarga lebih tenang dalam menghadapinya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Isu Permintaan Jatah Proyek dan Fee 1 Persen Revitalisasi Sekolah Dasar di Kebumen Dipastikan Tidak Benar
Dewan Pendidikan Turun ke SDN 2 Krakal, Kepala Sekolah Bantah Isu Fee 1 Persen
Dewan Pendidikan Klarifikasi Isu Jatah Proyek dan Fee 1 Persen di SDN Babadsari
Dewan Pendidikan Klarifikasi Isu Revitalisasi di SDN Sidomukti Ambal, Sekolah Bukan Penerima Program Revitalisasi 2026
Datangi Polsek Puring, GRIB JAYA Kebumen Desak Penanganan Dugaan Pengeroyokan di Omi Karaoke
Viral Isu Jatah Proyek Revitalisasi, Dewan Pendidikan Kebumen Turun Langsung ke SDN Grogolbeningsari
Dewan Pendidikan Kebumen Monitoring SD Islam Al Hikmah Adimulyo, Kepala Sekolah Bantah Isu Permintaan Proyek dan Fee
Klaim ‘Backing Pusat’ PT IKN Banyumas Nekat Copot Segel Pemkab dan Tetap Produksi Malam Hari

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:22

Isu Permintaan Jatah Proyek dan Fee 1 Persen Revitalisasi Sekolah Dasar di Kebumen Dipastikan Tidak Benar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:59

Dewan Pendidikan Turun ke SDN 2 Krakal, Kepala Sekolah Bantah Isu Fee 1 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:56

Dewan Pendidikan Klarifikasi Isu Jatah Proyek dan Fee 1 Persen di SDN Babadsari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:52

Dewan Pendidikan Klarifikasi Isu Revitalisasi di SDN Sidomukti Ambal, Sekolah Bukan Penerima Program Revitalisasi 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:35

Datangi Polsek Puring, GRIB JAYA Kebumen Desak Penanganan Dugaan Pengeroyokan di Omi Karaoke

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:32

Dewan Pendidikan Kebumen Monitoring SD Islam Al Hikmah Adimulyo, Kepala Sekolah Bantah Isu Permintaan Proyek dan Fee

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:33

Klaim ‘Backing Pusat’ PT IKN Banyumas Nekat Copot Segel Pemkab dan Tetap Produksi Malam Hari

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:06

Prodi Hukum Universitas Muhammadiyah Gombong Jadi Tuan Rumah KLB FMHPTMAI 2026

Berita Terbaru