Dugaan Korupsi di SMK 3 Purworejo: Dana BOS Rp840 Juta Hilang, Kepala Sekolah Angkat Bicara

- Editor

Jumat, 14 Maret 2025 - 17:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber/ Istimewa

Sumber/ Istimewa

Purworejo, KebumenPos.com – Kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK 3 Purworejo terus bergulir dan menjadi perhatian publik. Sebelumnya, dilaporkan bahwa dana BOS senilai Rp840 juta yang tersimpan di Bank Jateng hilang dan diduga telah diambil oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di sekolah tersebut. Hilangnya dana tersebut berdampak terhadap operasional sekolah, hingga para guru terpaksa mengumpulkan dana secara mandiri atau iuran guna menutupi kebutuhan sekolah.

Terkait kasus ini, kepala sekolah SMK 3 Purworejo telah dipanggil oleh pihak kepolisian sebanyak tiga kali untuk memberikan keterangan. Namun, ia mengaku tidak dapat memberikan banyak tanggapan mengenai kasus ini.

“Saya tidak bisa menanggapi apa pun terkait itu. Jujur, ini membuat saya merasa stres,” ujar kepala sekolah saat dikonfirmasi (13/03).

Meski demikian, kepala sekolah menegaskan bahwa dirinya tidak akan lepas tangan dalam permasalahan ini. Ia menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab atas masalah tersebut.

“Saya bertanggung jawab dari masalah tersebut,” ucapnya

Lebih lanjut, kepala sekolah menjelaskan bahwa dalam pengelolaan dana sekolah, terdapat mekanisme yang mengatur penggunaan anggaran, termasuk dalam proses pelelangan proyek pekerjaan.

“Dana lelang pekerjaan itu saya tidak hafal jumlahnya secara pasti, tapi kalau di atas Rp100 juta itu pasti dilelang. Kalau nilainya kecil, biasanya dikerjakan sendiri-sendiri,” jelasnya.

Ia juga mengakui bahwa terdapat praktik penggunaan dana sekolah yang tidak sesuai dengan ketentuan. Menurutnya, terkadang ada anggaran yang tidak boleh digunakan untuk perbaikan sekolah, tetapi dipakai untuk perbaikan

“Sebenarnya anggaran itu tidak boleh digunakan untuk memperbaiki sekolah, tapi kadang-kadang dana tersebut dipakai untuk memperbaiki lantai, plafon, dan listrik,” tambahnya.

Kondisi sekolah sendiri, menurutnya, sempat mengalami kekacauan akibat permasalahan ini, terutama pada awal tahun 2024. Namun, ia memastikan bahwa saat ini situasi di sekolah sudah kembali normal dan aktivitas pembelajaran berjalan seperti biasa.

“Kondisi sekolah yang bikin kacau itu awal 2024 kemarin, sekarang semuanya sudah normal,” ungkapnya.

Meskipun mengalami masalah, kepala sekolah berharap agar kejadian ini bisa menjadi pelajaran. Ia menekankan pentingnya perbaikan sistem administrasi dan pengelolaan keuangan sekolah agar lebih tertib, transparan, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Mungkin sistem kemarin kurang berjalan dengan lancar, saya berharap ke depan sistem dapat berjalan sesuai aturan dan pengembangan sekolah bisa lebih baik lagi,” pungkasnya

 

Tim

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Prodi Hukum Universitas Muhammadiyah Gombong Jadi Tuan Rumah KLB FMHPTMAI 2026
BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara
Mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Terseret OTT KPK, Diduga Terkait Kasus HGB di Bogor
JKN Beri Ketenangan Roni Jalani Perawatan dan Lindungi Kesehatan Keluarga
NEKAT!! pabrik Hebel PT IKN Caplok 6,5 Hektar Lahan Ilegal, Pemkab Banyumas Langsung SEGEL!!
Tak Sekadar Jaminan Kesehatan, Suradi Dapat Kepastian Informasi melalui BPJS Satu
Anita Nosa Terpilih Menjadi Ketua DPC Peradi Kebumen Periode 2026-2031
Suara Knalpot Brong Banyak Dikeluhkan Masyarakat, Polisi Gencarkan Tilang

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:06

Prodi Hukum Universitas Muhammadiyah Gombong Jadi Tuan Rumah KLB FMHPTMAI 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:48

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara

Selasa, 15 September 2026 - 09:33

Mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Terseret OTT KPK, Diduga Terkait Kasus HGB di Bogor

Minggu, 6 September 2026 - 08:58

JKN Beri Ketenangan Roni Jalani Perawatan dan Lindungi Kesehatan Keluarga

Sabtu, 5 September 2026 - 15:31

NEKAT!! pabrik Hebel PT IKN Caplok 6,5 Hektar Lahan Ilegal, Pemkab Banyumas Langsung SEGEL!!

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:15

Anita Nosa Terpilih Menjadi Ketua DPC Peradi Kebumen Periode 2026-2031

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:42

Suara Knalpot Brong Banyak Dikeluhkan Masyarakat, Polisi Gencarkan Tilang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:40

Terduga Pelaku Perundungan Pelajar di Kebumen Diamankan Polisi

Berita Terbaru