Diduga Upaya Pembunuhan Ketua Lakpesdam PCNU Kebumen 2018-2022, Otak Pelaku Diduga Pengasuh Pesantren Ini

- Editor

Minggu, 27 Oktober 2024 - 19:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN, KebumenPos.com – Oknum Pengasuh Pesantren di Kebumen inisial “A” diduga merencanakan upaya pembunuhan pada Gus Wahyu, ketua Lakpesdam PCNU Kebumen 2018-2022. Sekitar 20an orang masuk ke rumahnya di Bumirejo, Kebumen, Sabtu 26 Oktober 2024. Dijelaskan, ia mengalami kekerasan fisik pengeroyokan.

Dikatakan, Gus Wahyu mengaku mengenal diantara mereka. Menurutnya, diantara mereka merupakan senior, seangkatan dan yuniornya di salah satu pesantren di Kebumen.

Dijelaskan Gus Wahyu, saat terjadi pengeroyokan, ia mendengar beberapa kali dari diantara mereka bahwa mereka disuruh oleh pengasuh pesantrennya dengan inisial “A” untuk melakukan ini. Termasuk ada diantara mereka, saat pemukulan, dari belakang terdengar suara, “Pateni, pateni (terj:Bunuh, bunuh).”

Gus Wahyu menyesalkan atas kejadian ini. Terlebih, diduga diotaki oleh seorang pengasuh pesantren yang dirinya pernah disana cukup lama, yang juga ia seorang pimpinan tinggi di sebuah organisasi Islam di Kebumen.

“Dengan kejadian ini, saya hanya menitip pesan kepada saudara-saudara saya, teman-teman saya, ataupun senior-senior saya. Jujur ini bukan sekedar dugaan. Jika suatu saat saya terjadi sesuatu, atau bahkan mungkin innalillah, berharap pengasuh pesantren inisial ‘A’ ini dicatat. Dicatat ya,” paparnya dengan air mata berlinang, pasca kejadian jam 23.30, Sabtu, 26 Oktober 2024.

Meski demikian, Gus Wahyu mengaku memaafkan para pelaku dalam peristiwa saat ini. Baginya, para pelaku adalah saudara-saudaranya yang dicintai. Hanya saja, katanya lagi, mereka korban doktrin dan sebagiannya sekedar ikut-ikutan.

“Saya memaafkan. Karena saya percaya, mereka korban doktrin tak sehat, dan lainnya ikut-ikutan. Saya cukup mengenal pesantren ini, karena saya pernah disini lama,” terangnya.

Dikatakan Gus Wahyu, begitu puluhan orang ini masuk ke rumahnya tanpa izin, mereka menanyakan perihal pernyataannya di media ini (Siaran Indonesia) akan keraguan sejumlah kalangan jika pengasuh pesantren berinisial “A” sebagai dzuriah Nabi Muhammad Saw, karena belum terbukti. Gus Wahyu menjelaskan ke mereka, bahwa tidak bisa memaksa seseorang untuk mengimani, meyakini, mempercayai hal itu. Karena menurutnya, percaya, ragu, ataukah tak percaya, merupakan hak setiap orang. Namun mereka terkesan tidak peduli dengan jawaban ini serta terkesan tidak ingin berdiskusi lebih jauh, mereka memukul

Lebih dari itu, Gus Wahyu juga prihatin, kejadian mengerikan dari oknum kaum santri salah satu pesantren di Kebumen ini, terjadi tidak lama setelah didaulatnya Panglima Laskar Santri. Lebih sedih lagi, kata Gus Wahyu, jika peristiwa ini juga berkaitan dengan Pilkada Kebumen 2024. Ia berharap, Pilkada ini bisa menjadi ruang fastabiqul khoirot, bukan ruang intimidasi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dugaan Pencurian Berkas Konfercab HMI Diproses Hukum di Polres Kebumen
Berkas Konfercab HMI Kebumen Hilang, Formatur Lapor Polisi Didampingi Aksin Lawfirm
Kemendagri Izinkan Kepala Daerah Baru Langsung Ganti Pejabat Jika Tidak Cocok : Ini Alasanya!!
Dengan Kuasa Aksin Law Firm, Seluruh Hakim MK Setujui Gugatan Cuti Petahana Pilkada
Kebijakan PPN Baru : Siapa yang Diuntungkan?
Malam Tahun Baru : HMI Komnurma Melakukan Hal Ini!!
PP Raudlatul ‘Ulum Borong Juara dalam Musabaqoh Qiroatul Kutub Se-Barlingmascakeb: Prestasi Gemilang!
Sejumlah Warga Akan Demo Besar-Besaran ke PP. Alkahfi Somalangu, Gus Wahyu Tegas Melarang

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:11

Bukan Cuma Politik Berat! Podcast “Suara Demokrasi” Resmi Hadir Buat Bahas Isu Demokrasi Sampai Tren Viral

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:45

Polres Kebumen Panen 0,42 Ton Jagung, Sekaligus Luncurkan Operasional SPPG Polri

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:12

Ajang Bergengsi Kembali Hadir! Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen Unimugo Siap Pertemukan Tim Terbaik di MANAFERA FUTSAL CUP 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:17

Suami Aniaya Istri dan Mertua di Buayan Kebumen hingga Meninggal Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:47

Terbantu Inovasi Digital, Afifa Nikmati Layanan JKN Cepat dan Praktis Lewat Mobile JKN

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:24

Pasca Kasus Dugaan TPPO di Gombong, Satpol PP Diminta Segera Razia Besar-besaran dan Cek Izin Semua Hotel + Tempat Hiburan di Kebumen

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:26

Miris! Wanita Di Bawah Umur di Kebumen Diduga Dijual Mucikari Selama 3 Hari di Hotel Grand Cempaka Gombong

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:12

Gara-gara Cinta Ditolak, Pemuda Asal Kebumen Nekat Tusuk Kakak Beradik di Jombang

Berita Terbaru