Kebumen, Kebumen Pos – Jelang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, Alumni Infaq Club (AIC) SMPN 1 Kutowinangun kembali membagikan paket sembako plus uang saku Rp50 ribu sebanyak 150 paket untuk warga yang membutuhkan.
Ketua AIC SMPN 1 Kutowinangun Zein Mustain mengatakan, pihaknya bersyukur kegiatan sosial ini sudah rutin dilakukan selama sembilan tahun atau lebih dari 400 kali. AIC angkatan 80-an ini terus menguatkan persaudaraan dengan membiasakan diri untuk berbagi kepada sesama.
“Alhamdulillah kali ini menjelang lebaran kita bisa kembali membagikan paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan. Kemarin sebelum Ramadhan juga kita memberikan sembako dua kali, dan ini rutin kita lakukan kurang lebih sudah sembilan tahun,” ujar Zein di salah satu rumah almuni di Kutowinangun, Minggu (23/3/2025).
Alumni SMPN 1 Kutowinangun kata Zein, sudah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, seperti di Jakarta, Kalimantan, Sumatera dan lain sebagainya. Mereka masih berkomitmen untuk menjujung nama baik almamater dengan terus menebar kebajikan.
“Ini juga dalam rangka menjaga nama baik almamater, karena dimanapun kapapun kita harus bisa menjaga tempat dimana kita dulu belajar mendapat ilmu pengetahuan sehingga kita bisa seperti sekarang ini,” tutur Zein yang kini menjabat Direktur PDAM Kebumen.
Sembako tersebut tersebut, kata Zein dibagikan para alumni untuk tetangga-tetangga mereka yang membutuhkan, khususnya di Kebumen di berbagai wilayah kecamatan.
“Dibaginya di Kebumen, jadi nanti dibawa oleh alumni untuk dibagikan ke tetangga mereka yang membutuhkan, tidak hanya di Kutowinangun, tapi di kecamatan lain,” terangnya.
Dengan kegiatan ini, ia berharap bisa meringankan beban masyarakat sekitar terlebih menjelang lebaran. Selain itu, di hari-hari biasa AIC juga rutin membagikan sodakoh makanan berupa Jumat berkah untuk masyarakat.
Tidak hanya itu, pada Lebaran Idul Adha, kata Zein, AIC juga rutin menyembelih hewan kurban. Minimal 4 sapi setiap tahunnya. Ia mengatakan AIC mempunyai tagline “Bahagia Sampai Hati, Beramal Tanpa Henti” Ini artinya kebaikan harus terus dilakukan, apapun kondisinya.














