KEBUMEN, kebumenpos.com– Polres Kebumen berhasil mengungkap kasus pembuangan bayi yang ternyata merupakan hasil perselingkuhan antara dua orang dewasa. Bayi laki-laki tersebut ditemukan di rumah kosong di Jalan Guyangan Petanahan, namun setelah dilakukan penyelidikan, terungkap bahwa bayi tersebut bukanlah ditemukan di tempat tersebut melainkan merupakan hasil hubungan gelap antara tersangka.
Kedua tersangka yang diamankan adalah seorang ASN berusia 40 tahun dan seorang karyawan swasta berusia 44 tahun. Mereka melakukan rekayasa cerita penemuan bayi untuk menutupi fakta bahwa anak tersebut merupakan hasil perselingkuhan mereka. Dengan cara ini, mereka berusaha melepaskan tanggung jawab atas anak yang baru lahir tersebut.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang wajib dilindungi, dan setiap bentuk kekerasan, penelantaran, atau eksploitasi terhadap anak akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kapolres Kebumen Eka Baasith, pada Jumat (18/04/2025).
Motif kedua tersangka melakukan pembuangan bayi adalah karena takut ketahuan dan ingin melepas tanggung jawab merawat bayi tersebut. Tersangka khawatir aib mereka terbongkar jika kebenaran tentang bayi tersebut terungkap.
Ditambahkan pihak Kapolres Kebumen berkomitmen untuk memberikan keadilan dan perlindungan terhadap bayi.
“Kami akan terus berupaya untuk memberikan perlindungan dan keadilan bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak yang rentan menjadi korban kekerasan dan penelantaran,” tambah pihak Polres Kebumen.
Polres Kebumen telah mengamankan beberapa barang bukti, termasuk mobil Suzuki Carry warna hitam, handuk merah, tas kantong warna cream, legging hitam, dan kaos abu-abu. Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 77B Jo 76B UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun dan/atau denda Rp100 juta.














