JKN Hadirkan Rasa Aman Bagi Mahasiswa Perantau

- Editor

Kamis, 6 November 2025 - 16:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN, KebumenPos.com – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan telah menjadi salah satu solusi bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan kesehatan yang terjangkau, merata, dan berkeadilan.

Isa Kholifatul Masruroh (21), mahasiswi asal Kabupaten Trenggalek yang saat ini kuliah di Politeknik Ganesha Kebumen, menjadi salah satu Peserta JKN yang merasakan manfaat nyata Program JKN. Sebagai mahasiswa perantau, ia merasakan betul pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Hidup jauh dari keluarga membuatnya harus mandiri dalam mengatur berbagai hal, termasuk urusan kesehatan. Program JKN yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, benar-benar menjadi penolong ketika kondisi tubuhnya tiba-tiba menurun dan membutuhkan penanganan medis.

“Beberapa waktu lalu, saya sempat mengalami sakit tipes. Awalnya saya mengira hanya kelelahan biasa karena padatnya jadwal kuliah dan kegiatan kampus. Namun kondisi tubuh semakin lemah hingga akhirnya saya memutuskan untuk berobat ke puskesmas di daerah tempat saya tinggal di Kebumen. Saat itu, saya sempat khawatir dan agak panik karena kartu fisik BPJS Kesehatan saya hilang,” cerita Isa saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kebumen.

Namun, kekhawatiran itu seketika sirna saat petugas di puskesmas menjelaskan bahwa sekarang pelayanan BPJS Kesehatan telah terintegrasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Artinya, peserta cukup menunjukkan KTP atau menyebutkan NIK yang sudah terdaftar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Isa pun hanya diminta menunjukkan KTP, dan menurutnya proses verifikasinya berlangsung sangat cepat.

“Alhamdulillah seluruh proses pelayanan berlangsung lancar. Keseluruhan layanan di puskesmas juga ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan tanpa ada tambahan biaya sedikitpun yang perlu saya keluarkan,” ungkap Isa yang diketahui terdaftar sebagai Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Ia menambahkan bahwa selain administrasi layanannya yang mudah dan tidak ribet, kualitas layanannya pun sangat baik. Ia mengaku sangat puas karena petugas di puskesmas melayaninya secara profesional tanpa membedakan jenis kepesertaan yang Isa miliki.

“Masyarakat perlu tahu kalau pelayanan pakai JKN saat ini sudah sangat baik. Kalau ada hal-hal yang tidak sesuai ketentuan, seyogyanya kita sampaikan keluhan karena itu menjadi salah satu masukan perbaikan dalam hal pelayanan publik,” ungkapnya.

Isa juga mengatakan bahwa sebagai mahasiswa perantau, pengalaman ini telah memberikan pelajaran berharga bahwa keikutsertaan dalam program JKN bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi sebuah kebutuhan nyata. Menurut Isa, tidak ada yang bisa memprediksi sakit itu kapan datangnya. Dengan terdaftar sebagai Peserta JKN akan memberi rasa aman serta ketenangan.

“Program JKN tidak hanya memberikan perlindungan finansial, tetapi juga menghadirkan rasa tenang secara emosional, terutama bagi mahasiswa yang tinggal jauh dari orang tua seperti saya. Saya merasa sangat terbantu karena tidak perlu memikirkan biaya pengobatan atau takut ditolak ketika berobat di luar daerah asal karena layanan JKN dapat digunakan di seluruh Indonesia, asalkan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tuturnya.

Bagi Isa pribadi, Program JKN merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi warganya. Program ini memastikan bahwa kesehatan bukan lagi hak istimewa, melainkan hak dasar yang dijamin negara. Ia sangat bersyukur menjadi peserta JKN karena program ini membantunya untuk tetap fokus belajar dan menjalani aktivitas kampus dengan tenang, tanpa harus khawatir jika sewaktu-waktu sakit.

“Terima kasih kepada BPJS Kesehatan atas komitmennya dalam memberikan pelayanan yang mudah dan cepat. Semoga ke depan program JKN terus diperkuat dan diperluas agar semakin banyak masyarakat, terutama kalangan pelajar dan mahasiswa, yang dapat merasakan manfaatnya seperti yang saya rasakan,” harap Isa.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Terseret OTT KPK, Diduga Terkait Kasus HGB di Bogor
JKN Beri Ketenangan Roni Jalani Perawatan dan Lindungi Kesehatan Keluarga
NEKAT!! pabrik Hebel PT IKN Caplok 6,5 Hektar Lahan Ilegal, Pemkab Banyumas Langsung SEGEL!!
Tak Sekadar Jaminan Kesehatan, Suradi Dapat Kepastian Informasi melalui BPJS Satu
Anita Nosa Terpilih Menjadi Ketua DPC Peradi Kebumen Periode 2026-2031
Suara Knalpot Brong Banyak Dikeluhkan Masyarakat, Polisi Gencarkan Tilang
Terduga Pelaku Perundungan Pelajar di Kebumen Diamankan Polisi
Kemudahan Cek Kepesertaan JKN, Mukminatul Semakin Tenang Jalani Perawatan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:33

Mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Terseret OTT KPK, Diduga Terkait Kasus HGB di Bogor

Minggu, 6 September 2026 - 08:58

JKN Beri Ketenangan Roni Jalani Perawatan dan Lindungi Kesehatan Keluarga

Sabtu, 5 September 2026 - 15:31

NEKAT!! pabrik Hebel PT IKN Caplok 6,5 Hektar Lahan Ilegal, Pemkab Banyumas Langsung SEGEL!!

Jumat, 4 September 2026 - 14:38

Tak Sekadar Jaminan Kesehatan, Suradi Dapat Kepastian Informasi melalui BPJS Satu

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:15

Anita Nosa Terpilih Menjadi Ketua DPC Peradi Kebumen Periode 2026-2031

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:40

Terduga Pelaku Perundungan Pelajar di Kebumen Diamankan Polisi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:05

Kemudahan Cek Kepesertaan JKN, Mukminatul Semakin Tenang Jalani Perawatan

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:20

Dapur Produksi Keripik Singkong di Buayan Kebakaran, Diduga Dipicu Bara Api Sisa Tungku

Berita Terbaru