Bungkam Dikomplain Warga! SPPG Aruna Panjatan Suplai Pisang Mentah dan Agar-Agar Asam

- Editor

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBUMEN, KebumenPos.com – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kebumen kembali menuai sorotan tajam dan mengecewakan masyarakat. Kali ini, keluhan keras datang dari warga di wilayah Panjatan, Karanganyar, terkait kualitas makanan yang disalurkan oleh SPPG Aruna yang dinilai sangat jauh dari kata layak.

Keresahan ini salah satunya diungkapkan oleh seorang ibu menyusui yang juga merupakan wali murid penerima manfaat. Dengan nada kecewa dan prihatin, ia membongkar kondisi memprihatinkan dari paket makanan yang seharusnya menjadi tumpuan asupan gizi bagi anak-anak dan dirinya.

“Jadi begini Pak, saya merasa MBG yang diterima anak saya dan saya pribadi sangat tidak layak. Tolong dibantu angkat kasus ini, Pak,” ujar pelapor yang enggan disebutkan identitasnya tersebut kepada awak media, Jumat malam (13/3/2026).

Ia membeberkan fakta yang cukup mengejutkan terkait jatah makanan dari SPPG Aruna yang dibagikan sekaligus untuk durasi tiga hari. Paket yang diperuntukkan bagi anak TK, siswa SD, balita, hingga ibu menyusui tersebut kondisinya sangat memprihatinkan.

“Kami mendapat menu langsung untuk tiga hari. Isinya pisang setandan yang masih mentah semua, agar-agar yang rasanya sudah asam, singkongnya keras karena tidak matang, dan juga nugget tempenya sangat keras,” beber pelapor dengan nada kesal.

Alih-alih mendapatkan perbaikan atau penjelasan, keluhan warga justru seolah dianggap angin lalu. Pelapor mengaku telah mencoba melakukan komplain langsung ke pihak SPPG Aruna, namun sama sekali tidak digubris.

“Kami sudah komplain ke pihak SPPG-nya, tapi tidak direspons sama sekali. Tolong bantu suarakan kejadian ini Pak, saya merasa semakin ke sini kondisinya semakin mengenaskan,” keluhnya penuh harap.

Bungkamnya pihak SPPG Aruna Panjatan ini tentu memicu tanda tanya besar dari masyarakat terkait pengawasan dan keseriusan pihak penyedia dalam menjalankan program yang menyangkut hajat hidup serta kesehatan generasi penerus di Kebumen.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Terseret OTT KPK, Diduga Terkait Kasus HGB di Bogor
JKN Beri Ketenangan Roni Jalani Perawatan dan Lindungi Kesehatan Keluarga
NEKAT!! pabrik Hebel PT IKN Caplok 6,5 Hektar Lahan Ilegal, Pemkab Banyumas Langsung SEGEL!!
Tak Sekadar Jaminan Kesehatan, Suradi Dapat Kepastian Informasi melalui BPJS Satu
Anita Nosa Terpilih Menjadi Ketua DPC Peradi Kebumen Periode 2026-2031
Suara Knalpot Brong Banyak Dikeluhkan Masyarakat, Polisi Gencarkan Tilang
Terduga Pelaku Perundungan Pelajar di Kebumen Diamankan Polisi
Kemudahan Cek Kepesertaan JKN, Mukminatul Semakin Tenang Jalani Perawatan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:33

Mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Terseret OTT KPK, Diduga Terkait Kasus HGB di Bogor

Minggu, 6 September 2026 - 08:58

JKN Beri Ketenangan Roni Jalani Perawatan dan Lindungi Kesehatan Keluarga

Sabtu, 5 September 2026 - 15:31

NEKAT!! pabrik Hebel PT IKN Caplok 6,5 Hektar Lahan Ilegal, Pemkab Banyumas Langsung SEGEL!!

Jumat, 4 September 2026 - 14:38

Tak Sekadar Jaminan Kesehatan, Suradi Dapat Kepastian Informasi melalui BPJS Satu

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:15

Anita Nosa Terpilih Menjadi Ketua DPC Peradi Kebumen Periode 2026-2031

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:40

Terduga Pelaku Perundungan Pelajar di Kebumen Diamankan Polisi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:05

Kemudahan Cek Kepesertaan JKN, Mukminatul Semakin Tenang Jalani Perawatan

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:20

Dapur Produksi Keripik Singkong di Buayan Kebakaran, Diduga Dipicu Bara Api Sisa Tungku

Berita Terbaru