Guru Penggerak Ramai-Ramai Tanam 3000 Pohon Bakau di Kaliratu

- Editor

Minggu, 6 Oktober 2024 - 13:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antusias guru penggerak di Kebumen tanam pohon bakau di kawasan konservasi Kaliratu.

Antusias guru penggerak di Kebumen tanam pohon bakau di kawasan konservasi Kaliratu.

KebumenPos.com  – Dalam rangka mendukung gerakan peduli pendidikan inklusif dan kelestarian lingkungan, Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan Dan Olahraga dengan para guru penggerak dan PMI menggelar penananam pohon bakau di wilayah konservasi penyu, Kaliratu.

Setidaknya ada 3000 pohon bakau yang ditanam di pinggiran sungai Kaliratu, Jogosimo, Klirong. Penanaman pohon melibatkan guru penggerak, siswa dan juga anggota PMI serta penggiat lingkungan, pada Sabtu sore 5 Oktober 2024.

Kepala Disdikpora Yanie Giat Setyawan mengatakan, penanaman pohon ini tentunya untuk mendukung pelestarian lingkungan di wilayah konservasi Penyu, hewan langka yang dilindungi. Sehingga alamnya akan tetap terjaga.

“Dalam rangka mendukung gerakan peduli pendidikan inklusif, kita memang dituntut untuk penduli terhadap pelestarian lingkungan di sekitar, dan hari ini kita menanam 3000 pohon di wilayah konservasi penyu Kaliratu,” ujar Yanie.

Kegiatan ini baru kali pertama diadakan, Yanie menyebut targetnya ke depan harus digencarkan lagi misalnya dengan melibatkan para siswa dan sekolah-sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Kebumen. “Jadi bukan hanya sekolah berkebutuhan khusus, tapi dengan cakupan yang lebih luas,” ucapnya.

Selain penanamam pohon, pada acara tersebut juga diberikan alat bantu untuk para 11 orang siswa berkebutuhan khusus, seperti alat dengar, kacamata, alat bantu jalan, sepatu besi, kursi roda, yang diberikan Pemkab Kebumen bekerjasama dengan Baznas.

“Alat bantu itu kita diberikan untum memudahkan para siswa berkebutuhan khusus dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Mereka adalah kelompok yang rentan yang harus mendapat perhatian lebih dari masyarakat,” terang Yanie.

Kemudian untuk mendukung penguatan pendidikan inklusif dan pelestarian lingkungan dilaksanakan kerjasama Disdikpora Kebumen dengan Baznas dan PMI. Yanie berharap kegiatan semacam ini akan terus berlanjut untuk menebar kemanfaatan di masyarakat. (Kuh)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Santunan Anak Yatim Warnai Muhasabah Akhir Tahun PDAM Kebumen
Tuntaskan Batas Desa Geodetik, Bhumandala Ariti Jadi Motivasi Kebumen
Cafe Literasi Pertama di Kebumen, ICON Coffee Rayakan Ultah Presiden Prabowo dan Aisha Aly
Polres Kebumen Gelar Panen Raya Jagung Serentak Tahap II di Desa Tlogopragoto
Berdzikir di Batas Dunia: Refleksi Ruhani Gus Wahyu NH Aly di Pitris Kebumen
Kisah Haru Pedagang Citul, Kapores Kebumen Berikan Bantuan Gerobak untuk Mencari Nafkah
dr. Reza Dorong Calon Pengurus Forum OSIS Kebumen Jadi Pemimpin Visioner
Kemendagri Izinkan Kepala Daerah Baru Langsung Ganti Pejabat Jika Tidak Cocok : Ini Alasanya!!

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:24

Mahasiswa STMIK PGRI Kebumen Ciptakan Tiga Aplikasi AI untuk Solusi Pendidikan

Senin, 6 Juli 2026 - 15:34

Program JKN Bantu Riyanti Jalani Operasi Retina dan Katarak dengan Tenang

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:00

Kunjungi Kejari Kebumen, Aksin Law Firm Apresiasi Profesionalisme dan Dukung Pemberantasan Korupsi

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:13

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kebumen Ungkap Sejumlah Kasus Kriminal dan Narkoba

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:01

Bengkel Kayu di Klirong Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp 5 Juta

Senin, 29 Juni 2026 - 08:58

Lomba Mancing Hari Bhayangkara ke-80 di Bonorowo Diikuti Seribu Peserta

Senin, 29 Juni 2026 - 08:55

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:20

Turnamen MANAFERA FUTSAL CUP 2026 Besutan Prodi Manajemen UNIMUGO Resmi Bergulir, Tim Pelajar Se-Jateng DIY Siap Perebutkan Gelar Juara

Berita Terbaru