BPJS Kesehatan Kebumen Lakukan Goes to Campus di STIE Tamansiswa Banjarnegara, Dorong Penguatan Literasi JKN

- Editor

Senin, 22 Juni 2026 - 19:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARNEGARA, KebumenPos.com– Upaya memperkuat pemahaman generasi muda terhadap sistem jaminankesehatan nasional terus dilakukan oleh BPJS Kesehatan melalui kegiatan “BPJS Goes to Campus” di STIE Tamansiswa Banjarnegara. Kegiatan yang diikuti sekitar 70 mahasiswa ini berlangsung dengan penuh antusiasme, interaktif, serta menjadi ruang edukasi penting dalam meningkatkan literasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di lingkungan kampus.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, menekankan pentingnya literasi
sistem jaminan kesehatan bagi mahasiswa sebagai bekal dalam memahami hak dan kewajiban sebagai peserta JKN. Ia menjelaskan bahwa literasi yang baik akan membentuk pemahaman yang utuh mengenai Program JKN sehingga mahasiswa bisa tumbuh menjadi peserta JKN aktif yang memahami alur layanan serta mampu memanfaatkan layanan kesehatan secara tepat sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, Dina menyampaikan bahwa penyelenggaraan Program JKN oleh BPJS Kesehatan terus mengedepankan transformasi mutu layanan yang mencerminkan peran negara dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

“Transformasi mutu layanan dalam Program JKN yaitu mudah, cepat dan setara menjadi wujud
hadirnya negara. Program JKN mengusung konsep gotong royong yang dapat dinikmati oleh ratusan juta peserta, serta memberikan akses pelayanan kesehatan yang luas kepada masyarakat. Selain itu, Program JKN juga berperan dalam melindungi peserta dari risiko kebangkrutan finansial akibat biaya kesehatan yang tidak terduga, sekaligus memastikan kualitas layanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan medis peserta,” kata Dina pada Senin (22/06).

Dalam kesempatan tersebut, Dina juga menegaskan bahwa transformasi mutu layanan tersebut didukung oleh berbagai inovasi untuk meningkatkan kemudahan akses layanan kesehatan bagi peserta JKN.

“BPJS Kesehatan menyediakan beragam kanal layanan yang dapat dimanfaatkan peserta, baik
melalui layanan tatap muka maupun non tatap muka. Untuk layanan tatap muka, peserta dapat
mengakses pelayanan di kantor BPJS Kesehatan, layanan BPJS Keliling, serta Mal Pelayanan Publik
yang hadir untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Sementara itu, pada layanan non tatap muka, peserta dapat memanfaatkan berbagai kanal digital seperti PANDAWA, Aplikasi Mobile JKN, Care Center 165, serta VOILA (Virtual Office Layanan Desa) yang memungkinkan peserta memperoleh layanan administrasi dan informasi secara lebih cepat, mudah, dan tanpa batasan tempat dan waktu,” ujarnya.

Menurutnya melalui penguatan layanan digital, peserta kini dapat memanfaatkan berbagai fitur
layanan tanpa harus selalu datang langsung ke kantor cabang atau fasilitas kesehatan, sehingga
proses pelayanan menjadi lebih efisien dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dina juga mengingatkan pentingnya masyarakat untuk memastikan kepesertaan JKN tetap aktif
sebagai bentuk perlindungan kesehatan jangka panjang. Ia menegaskan bahwa risiko sakit dapat
terjadi kapan saja tanpa mengenal waktu, sehingga kesiapan perlindungan kesehatan menjadi hal
yang sangat penting.

“Daftar atau aktifkan segera kepesertaan JKN, karena sakit tidak ada hari dalam kalender dan tidak bisa diduga berapa biayanya,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua STIE Tamansiswa Banjarnegara, Lustono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menilai bahwa sosialisasi dari BPJS Kesehatan sangat penting dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep Program JKN, tetapi juga diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang
mampu menyebarkan kesadaran pentingnya jaminan kesehatan serta mendorong pemanfaatan
layanan kesehatan secara bijak di lingkungan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dan sinergi ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus
berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas. Terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah hadir memberikan literasi kepada mahasiswa sehingga mereka dapat memahami mekanisme layanan kesehatan di Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya Program JKN merupakan program yang dapat dimanfaatkan kapan saja ketika
masyarakat membutuhkan layanan kesehatan. Ia menegaskan bahwa manfaat JKN akan semakin
dirasakan ketika peserta mengalami sakit dan membutuhkan akses layanan kesehatan secara
langsung.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang berlangsung hangat dan penuh
partisipasi. Para mahasiswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara,aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait Program JKN, serta berpartisipasi dalam kuis. Antusiasme tersebut mencerminkan tingginya minat mahasiswa dalam memahami Program Jaminan Kesehatan
Nasional (JKN) secara lebih mendalam, sekaligus menunjukkan kesadaran generasi muda terhadap
pentingnya literasi jaminan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari..

Pada akhir kegiatan, para mahasiswa juga menyampaikan apresiasi karena kegiatan ini dinilai
mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai Program JKN. Salah satu
peserta, Nandana Maqbul Najat, yang merupakan peserta JKN segmen PBPU/BP Mandiri,
menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Ia berharap ke depan
layanan kesehatan di Indonesia semakin baik, mudah diakses, dan memberikan manfaat yang
lebih luas bagi masyarakat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Senggol Kabel Listrik saat Pangkas Ranting, Pria di Klirong Meninggal di Lokasi
Mobil Carry Terbakar di Dekat Perlintasan Kereta Api Gombong, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
AMALK Bangun Posko Perjuangan Pekan Depan, Minta Kejaksaan Periksa Sekda Kebumen dalam Kasus AUKJ
Korsleting Kipas Angin Picu Kebakaran Garasi Rental Mobil di Panjer
Tiga Pemotor Tewas Tertabrak KA Taksaka Setelah Terobos Palang Pintu Perlintasan Karanganyar
Dapur Rumah di Kuwarasan Terbakar, Pemilik Rumah Lupa Meninggalkan Kompor Tungku saat Masak air
Aliansi Kebumen Bersatu Dukung Program Strategis Nasional
Tokoh Masyarakat Kebumen Minta Jaksa Tuntut BG Seberat-Beratnya dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:32

Senggol Kabel Listrik saat Pangkas Ranting, Pria di Klirong Meninggal di Lokasi

Senin, 22 Juni 2026 - 19:33

BPJS Kesehatan Kebumen Lakukan Goes to Campus di STIE Tamansiswa Banjarnegara, Dorong Penguatan Literasi JKN

Senin, 22 Juni 2026 - 15:57

Mobil Carry Terbakar di Dekat Perlintasan Kereta Api Gombong, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Senin, 22 Juni 2026 - 01:13

AMALK Bangun Posko Perjuangan Pekan Depan, Minta Kejaksaan Periksa Sekda Kebumen dalam Kasus AUKJ

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:49

Korsleting Kipas Angin Picu Kebakaran Garasi Rental Mobil di Panjer

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:02

Dapur Rumah di Kuwarasan Terbakar, Pemilik Rumah Lupa Meninggalkan Kompor Tungku saat Masak air

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:22

Aliansi Kebumen Bersatu Dukung Program Strategis Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:46

Tokoh Masyarakat Kebumen Minta Jaksa Tuntut BG Seberat-Beratnya dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak

Berita Terbaru